Apakah Saya Blogger Full Time atau Part Time?


Entahlah, saya termasuk golongan yang mana. Mau dibilang blogger part time, saya sudah tidak bekerja dan bisa menulis kapan saja. Sedangkan mau dibilang blogger fulltime saya juga belum bisa menghasilkan apa-apa dari ngeblog. 

Mungkin lebih tepat saya disebut blogger part time saja ya...soalnya pekerjaan saya nggak full nulis di blog, tapi ada banyak! Pekerjaan utama ya Ibu Rumah Tangga. Jangan pernah bilang IRT itu nggak kerja ya, hellaaaww!! Kerjaan IRT itu nggak habis-habis tau. Masa dibilang nggak kerja?!

Ngeblog memang bukan pekerjaan utama saya saat ini, tapi saya berharap suatu saat saya bisa mendapat penghasilan dari ngeblog. Meski saat ini belum bisa menghasilkan apa-apa dari ngeblog (sudah pernah sih dapat beberapa job), saya tetap suka menulis. Kalau menulis saya pasti akan membaca. Membaca, mencari informasi, dan menyusun kata-kata menjadi sebuah tulisan itu adalah kegiatan yang membuat otak saya terus bekerja.

Makanya, meski ngeblog belum menjadi penghasilan utama, saya tetap mencintai dunia ngeblog. Lalu apa yang saya lakukan agar tetap aktif menulis?

Ikut Lomba Blog

Kalau dulu, saya suka menulis apa saja yang terjadi dalam kehidupan saya di hari itu. Kesannya seperti curhat begitu. Kalau sekarang, mood untuk menulis curhat-curhatan itu sudah menghilang, sepertinya bukan jamannya lagi curhat nggak penting di blog. Saya lebih memilih menulis sesuatu yang ada faedahnya untuk orang lain.

Maka dari itu, agar tidak mati ide saya ikut lomba blog. Saat ini banyak sekali perusahaan atau bahkan instansi pemerintah yang mengadakan lomba menulis di blog. Tentunya saya memilih tema lomba yang sekiranya bisa membuat tulisan saya bermanfaat untuk orang lain, tidak sekedar menguntungkan pihak yang mengadakan. Seperti misalkan, ikut lomba dengan tema stunting yang diadakan Kementrian Kesehatan. Meski tulisan saya tidak menang, tapi saya berharap informasi yang saya sampaikan dalam tulisan tetap dapat bermanfaat.

Sejauh ini ada beberapa tulisan saya yang nyantol jadi juara. Meski belum juara satu, tapi lumayan lah tulisan saya dihargai dan rewardnya bisa nambah uang jajan. Hehe

Ikut Challenge Komunitas

Seperti saat ini, saya sedang menantang diri untuk menghasilkan satu tulisan per hari. Meskipun keteteran saya tetap bersemangat mengikuti challenge post dari blogger perempuan ini! Challenge seperti ini sangat menarik buat saya, apalagi sudah disediakan tema, jadi kita tertantang untuk terus produktif tanpa mengurangi kualitas tulisan.

Ya, mungkin itu saja obrolan tentang "Apakah saya blogger full time atau part time?". Saat ini memang masih part time, semoga secepatnya saya bisa menjadi full time blogger! Semangat!

Ibu Rumah Tangga Tanpa Pembantu? Syiaaap!

solusiibuattack.com

Saat menulis tulisan ini, dengan kebingungan saya bertanya pada mas suami, "Apa pekerjaan rumah tangga yang aku sukai?" dia jawab, "mana ada pekerjaan yang disukai istriku?", hahahaha. Jawaban yang sangat membantu yak...

Tema BPN Challenge kali ini membuat saya kebingungan, karena jujur saja nggak ada pekerjaan rumah tangga yang saya sukai. Pengennya tiduran aja terus bangun-bangun pekerjaan rumah sudah selesai. Hehe

Saya adalah seorang ibu rumah tangga tanpa pembantu, semua pekerjaan saya kerjakan sendiri. Saya beri gambaran ya tentang kegiatan saya sehari-hari.

Pagi hari setelah sholat subuh saya langsung ke dapur untuk cuci piring dan memasak. Biasanya kegiatan ini akan selesai sekitar jam setengah tujuh. Setelah selesai masak, saya langsung menyiapkan baju suami untuk bekerja. Setiap hari nyetrika baju karena tidak sempat menyetrika dalam jumlah banyak.
Dok. Pribadi

Biasanya setelah menyiapkan baju suami,Aisyah mulai agak cranky, jadi saya susuin dulu agar dia tidur. Dia bangun pagi sebelum subuh atau pas subuh, wajar kalau mengantuk setelah main bersama ayahnya selama saya di dapur. Tapi kadang kalau dia belum mengantuk saya langsung panaskan air untuk mandi. 
Dok. Pribadi

Memandikan dan memakaikan baju Aisyah ini harus dengan tenaga dan stok sabar yang full ya.. Haha. Maklum saya ibu baru yang masih terus belajar.  Dulu waktu masih belum banyak tingkah, memandikan Aisyah adalah hal yang tidak terlalu sulit, tapi ketika dia sudah bisa duduk dan berdiri, Subhanallah susahnya. Air sering masuk mulutnya ketika dikeramasi karena anaknya tidak mau diam. Kalau pakai baju, keringat saya sampai mengucur karena celananya sulit dimasukan ke kaki, juga dengan bajunya, dia tidak suka tangannya dipegang dan dimasukkan ke lubang lengan baju. 
Dok. Pribadi

Setelah semua drama itu, kalau belum mengantuk juga saya langsung memberinya sarapan. Selagi saya memberi Aisyah sarapan, jam 7 pagi suami sudah siap-siap berangkat ke kantor.

Setelah itu saya bemain sebentar bersama Aisyah. Sekitar jam 9 pagi, biasanya ada tukang sayur yang lewat, jadi saya berbelanja untuk bahan memasak besok pagi.

Biasanya tidak lama setelah berbelanja Aisyah ngantuk lagi nih. Jadi saya susuin dulu agar tidur. Selama Aisyah tidur, saya cepat-cepat mandi, membereskan rumah, mencuci pakaian, menjemur kalau sempat. Kalau tidak sempat dilanjut di waktu Aisyah tidur berikutnya. 
Dok. Pribadi

Setelah semua pekerjaan selesai, saya lanjut mengurusi jualan online yang saya jalankan. Mulai dari print orderan, packing sampai menghubungi para kurir ekspedisi. Pekerjaan ini tidak sekaligus selesai, ketika Aisyah bangun waktu packing melambat karena saya harus menemaninya bermain, kadang dia rewel dan minta susu, pokoknya ada saja yang membuat proses packing menjadi lambat hingga tiba waktu makan siang.

Bila waktu makan siang tiba saya harus meninggalkan semua pekerjaan dan fokus memberi makan Aisyah. Proses makan tidak lebih dari 30 menit. Setelah itu saya sholat duhur dan kembali menyusui Aisyah yang mulai mengantuk.

Setelah dia tidur saya lanjut mengerjakan pekerjaan yang belum selesai seperti menjemur baju, membereskan rumah yang berantakan lagi, mengangkat baju yang kering dan melipatnya.

Tak terasa waktu menunjukkan jam setengah tiga, biasanya Aisyah sudah bangun. Saya menemaninya bermain sejenak setelah sholat Ashar, lalu jam setengah 4 atau jam 4 dia mandi. Jam setengah lima Aisyah makan sore. Oya, saya suka membuatkan Aisyah puding dari campuran biskuit dan buah mangga kesukaannya. Biasanya sore begini dia cukup makan itu saja, meskipun kadang tetap makan nasi dan pudingnya dimakan menjelang jam 6 malam.
Dok. Pribadi


Ketika adzan Magrib berkumandang, saya siap -siap dan menyiapkan Aisyah untuk pergi ke masjid. Alasan saya mengajak Aisyah ke masjid adalah agar dia bertemu dengan banyak anak kecil lainnya sekaligus mengenalkan kegiatan ibadah yang wajib dikerjakan oleh umat Islam.

Pulang dari masjid kita mengaji bersama. Saya saja sih yang mengaji, Aisyah biasanya duduk di depan saya sambil pegang-pegang, atau ikut menunjuk ayat, atau meremas lembaran Al Quran, tak masalah asal dia tetap di dekat saya dan mendengarkan saya mengaji.

Jam tujuh malam biasanya dia sudah menunjukkan tanda-tanda mengantuk. Saya menyusui lagi untuk kesekian kalinya hingga dia tertidur. Sering kali waktu lagi menyusui begini suami saya datang. Jam setengah 8 atau jam 8 malam suami baru pulang. Kalau dia kecapekan, tak jarang emak-emak ini langsung menjelma jadi tukang pijat urut. Haha

So, kalau ditanya pekerjaan rumah tangga mana yang paling saya suka? Jujur saja saya bingung. Hahaha. Tapi kalau disuruh memilih, sepertinya saya akan memilih memasak dan mencuci. Kenapa? Karena memasak itu seperti pekerjaan seni yang membutuhkan insting agar masakan menjadi menarik tapi juga enak. Apalagi kalau mencoba resep baru! Saya sangat bersemangat! Hehe. Kalau mencuci, itu karena saya pakai mesin cuci, tinggal masukkan dan pencet tombol, selesai deh! Urusan menjemur dan menyetrika itu belakangan. Kapan-kapan! Haha

Emak-emak lain seperti aku juga nggak ya kegiatannya? Penasaran...



Ritual di Hari Libur Bersama Keluarga

Di alun-alun Kota Batu

Bagi saya weekend adalah waktu yang sangat berharga untuk dihabiskan bersama keluarga. Apalagi hari libur suami cuma Minggu saja. Jadi sebisa mungkin kami memanfaatkannya dengan baik untuk quality time.

Biasanya di hari libur saya libur masak, karena sudah pasti suami ngajak makan di luar. Lagi pula memasak itu memakan waktu yang lama. Mending waktunya dipakai untuk jalan-jalan pagi bersama.

Jadi ritual pertama yang kami lakukan setelah bangun tidur adalah malas-malasan. Hahaha. Kalau lagi rajin ya kita jalan-jalan pagi, pulangnya beli nasi pecel. Kalau lagi mager, kita keluar di siang hari untuk cari makan sekalian jalan-jalan atau berbelanja kebutuhan mingguan.

Tidak setiap liburan kita hanya malas-malasan dan jalan-jalan, terkadang kita juga menghadiri kajian bila dirasa kajian itu menarik. Hehe. Ini yang ingin kita perbaiki, harusnya ya dijadwalkan ikut kajian baik materinya menarik maupun tidak.
Alun-Alun Kota Malang
Tujuan jalan-jalan kita biasanya nggak jauh-jauh. Kadang kita berburu makanan di car free day, atau sekedar duduk-duduk di alun-alun. Alun-alun yang kita tuju ada dua, yaitu alun-alun kota Batu dan kota Malang. Kalau di kota Malang enaknya bisa gogoleran di rumput sambil melihat keramaian, sedangkan di alun-alun Batu kita biasanya beli ketan, kue basah, dan camilan lain kemudian duduk-duduk menikmati dinginnya pagi dan pemandangan yang asri.

Kalau ada jadwal pijat Aisyah, kita pergi untuk mengantar Aisyah sekaligus membeli keperluannya seperti diapers dan camilan bayi. Menjelang sore kita pulang dan istirahat. Malamnya kita keluar lagi cari makan sambil beli cemilan untuk nonton.

Nontonnya ya di rumah saja. Kebetulan suami saya punya koleksi film yang lumayan banyak. Setelah Aisyah tidur kita berdua santai menghabiskan waktu bersama dengan menonton film sambil makan terang bulan Hawaii. Mari menggendut bersamaaa! Haha

Ya cuma itu saja yang kami lakukan. Seputar cari makan dan bermalas-malasan. Besoknya sudah senin lagi, semangat untuk bekerja kembali!

10 Lagu yang Saya Dengarkan Setiap Pagi

www.HaiJepang.com

Dulu sebelum punya anak, sehabis sholat subuh saya dan suami suka males-malesan sampai jam enam pagi. Sekarang, setelah memiliki anak, selepas subuh aktifitas sudah dimulai. Aisyah sudah bangun dari subuh atau sebelum subuh, jadi begitu dia bangun, saya dan suami bergantian sholat subuh atau sholat berjamaah.

Setelah sholat subuh, saya mulai beraktifitas di dapur sedangkan Aisyah bersama ayahnya. Biasanya kalau dijagain ayahnya begini suka diputarkan lagu-lagu di youtube. Jadi ini bukan tentang playlist saya ya, karena saya sudah jarang mendengarkan musik. Ini playlistnya Aisyah. Hehehe

Pertama ada lagu-lagu shalawat dari Nissa Sabyan. Aisyah kalau diputarkan lagu ini langsung otomatis goyang-goyang sambil mengeluarkan suara "haaa... Heeemmmm... Haaa... Hemmmm" seperti menirukan suara mbak cantik Nissa. Sabyan adalah grup gambus yang lagi trend! Saat kemunculan cover lagu Deen Assalam, dimana-mana saya mendengar lagu ini diputar, baik di supermarket, caffe, bahkan pasar. Masya Allah... sepertinya baru kali ini grup gambus menjadi begitu viral. Ini dia beberapa playlist Aisyah setiap pagi.

1. Ya Habibal Qalbi
2. Ya Asyiqal
3. Ya Jamalu
4. Ahmad ya Habibi
5. Deen Assalam

Setelah shalawatan, biasanya berpindah pada lagu anak-anak. Berhubung di Indonesia masih minim video animasi anak muslim yang menyanyikan lagu islami, saya akhirnya memutar video musik animasi anak muslim asal malaysia, yaitu Omar dan Hana.

1. Alhamdulillah

Lagu ini mengajarkan pada anak untuk selalu bersyukur kepada Allah dalam segala keadaan. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi.

2. Sayang Mama Papa

Lagu ini mengajarkan agar selalu mengasihi dan menyayangi orang tua yang telah merawat dan membesarkan anak-anaknya. Tidak hanya menunjukkan kasih sayang anak kepada orang tua, namun juga sebaliknya. Saya merasa suatu pelajaran yang dapat di ambil dalam lagu ini adalah agar orang tua juga harus menunjukkan kalau mereka menyayangi anak-anaknya.

3. Bismillah

Semua yang ada di dunia ini milik Allah. Dengan lagu ini kita dapat mengajarkan kepada anak-anak agar senantiasa mengucapkan bismillah dalam mengawali sesuatu.

4 Main sama-sama

Anak kecil biasanya suka mengalami konflik dengan sesama anak kecil lainnya. Yang paling sering terjadi adalah berebut mainan. Lagu ini mengajarkan anak agar tidak berebut namun saling berbagi bersama teman dan saudara. Saya berharap agar nanti Aisyah menjadi anak yang suka berbagi dan suka perdamaian.

5. Tolong Mama dan Papa

Lagu ini mengajarkan salah satu akhlak terpuji yaitu membantu orang tua. Dalam lagu ini juga terlihat orang tua yang menghargai apa pun bantuan anaknya dengan mengucapkan terimakasih. 

Saya berharap playlist lagu-lagu ini dapat berguna untuk semua anggota keluarga terutama Aisyah yang sedang tumbuh.  Senantiasa mendengarengarkan lagu-lagu yang baik, semoga orangnya menjadi baik pula...

5 Youtuber yang Bikin Saya Ngikuuut!


Nonton youtube jaman dulu bukanlah hal yang lumrah. Selain karena quota pada jaman dulu mahal, kecepatan internet masih lueleet parah. Jadi kudu ngelus dada sambil berdzikir berharap bufferingnya nggak lama-lama.

Sekarang, Youtube seakan berubah menjadi media sosial yang diakses banyak orang. Internet sudah bukan masalah lagi, banyak operator yang menjual quota internet dengan harga murah. Selain itu juga wivi ada di mana-mana, jadi tidak perlu ke warnet untuk nonton video di youtube sambil komat kamit di depan layar. 

Semakin banyak penonton youtube, semakin banyak pula peluang para pemilik chanel youtube untuk mendapatkan uang jajan dari google. Makanya mereka yang disebut youtuber ini berlomba-lomba membuat konten yang menarik di chanel mereka. Ada konten tentang kuliner, make up, memasak, sampai dengan vlog tentang kehidupan sehari-hari. 

Posisi saya saat ini di dunia Youtube hanya sebagai penonton, belum sebagai youtuber. Sebenarnya sudah membuat chanel youtube, tapi baru bisa upload satu video, jadi masih malu menyebut diri ini youtuber. Hehe

Sebagai penonton, saya memiliki beberapa youtuber favorit yang saya subscribe dan selalu saya ikuti setiap video barunya. Berikut ini 5 youtuber favorit saya:

Hari Ji Sun

Hari Ji sun adalah wanita cantik asal korea yang jatuh cinta dengan kuliner Indonesia. Kenapa saya suka Hari Ji sun? Pertama karena saya juga suka kulineran. Kedua, menurut saya Hari Ji Sun adalah food vlogger yang unik, karena dia mampu mendeskripsikan makanan yang dimakannya secara detail, mulai dari aroma, tekstur, rasa dan perbandingan yang mendekati dengan makanan dari asal negaranya, yaitu Korea. Ada rasa senang, ketika dia suka dengan masakan Indonesia dan kadang juga ikutan ngiler sama apa yang dia makan. Hehe

Raditya Dika

Youtuber yang satu ini pastinya tidak asing lagi di telinga kita ya... Menurut saya, Raditya Dika adalah pelopor artis yang menjadi youtuber sebelum artis-artis lainnya bikin chanel youtube. Dari awal sebelum Bang Radit bikin chanel youtube saya memang sudah menjadi fansnya, jadi nggak usah dijelaskan lagi kenapa saya suka nonton videonya Bang Radit. Buat kalian yang ingin menyegarkan pikiran, bisa nih nonton video-videonya Bang Radit yang kocak, menarik dan menghibur tentunya.

Fun cooking with yackikuka

Awalnya saya suka nonton instagram yackikuka, karena resep yang dibuat simple-simple dan mudah dipraktekkan. Kemudian tanpa sengaja saya menemukan videonya di youtube, langsung saja saya subscribe. Beberapa resepnya di youtube sudah saya eksekusi dan selalu berhasil, I love it!

Pita'slife

Suami saya paling benci kalau lihat saya lagi nonton si Pita. Katanya "ngapain sih nonton begituan? apa menariknya?". Hmmmm.... dia nggak tau perasaan ibu-ibu itu bagaimana. I feel it di Pita. Saya merasa senasib sepenanggungan dengannya. Sebagai seorang ibu yang bekerja sendiri di rumah tanpa pembantu, saat menonton video Pita saya jadi terhibur. Gaya bicaranya yang lucu dan apa adanya, itu yang menarik dan membuat saya menjadi penotnon setianya dari tahun 2017. 

Ria SW

Kalau lihat food vlogger yang satu ini, sepertinya nggak ada makanan yang nggak enak. Ria selalu menikmati makanannya dengan caranya yang unik,  bikin yang lihat jadi ngilerrr.... Oya, yang juga membuat saya suka nonton videonya Ria adalah editan videonya yang kereeeen! Gilak, entah berapa lama dia edit video sedetail itu. Wow!

Jadi itu dia 5 youtuber favorit saya, apa kalian termasuk salah satu dari subsciber mereka juga?