Inilah Gambaran Rasulullah Tentang Kemegahan Pintu Surga

www.pexels.com

Pintu ibarat sebuah simbol bagi rumah yang ada di dalamnya. Ibarat sebuah rumah mewah, pintu gerbang yang akan digunakan juga pasti sepadan, tidak mungkin menggunakan pagar bambu yang rapuh dan reot. Begitu pula dengan tempat seindah surga. Bagaimanakah pintu dari sebaik-baiknya tempat kembali? Tempat abadi yang diimpikan semua umat manusia di dunia ini. Berikut ini merupakan gambaran tentang kemegahan pintu surga yang digambarkan oleh Rasulullah SAW.

List Barang yang Saya Siapkan untuk Menyambut Kelahiran Si Ulala

www.pixabay.com

Abaikan nama Ulala.. haha. Itu cuma nama sementara sebelum kita menemukan nama yang bagus dan baik untuk si baby. :D

Jadi sekarang kita lagi sibuk hunting barang-barang untuk menyambut kelahiran si Ulala nih! Awalnya bingung, waktu ke toko bayi nggak bawa list. Dengan PeDe nya kita masuk toko seperti sudah tau apa yang harus dibeli. Ternyata oh ternyata... kita kebingungan, semuanya pengen dibeli! Haha

Suami sempet sewot gara-gara sebelumnya sudah suruh saya untuk bikin list, tapi saya nggak bikin. Akhirnya dia searching dan saat itu juga belanjanya pakai panduan dari Mbah Google. Dengan memperhitungkan budget dan prioritas, saya pilah-pilah menjadi beberapa kategori dan list kebutuhan. 

Alat Mandi Bayi

Bak Mandi
- Handuk
- Washlap
- Sisir
- Alat potong kuku
- Shampo
- Sabun (sekalian tempatnya)
- Bedak (sekalian tempat dan pupur bedaknya)
- Colonge
- Lotion
- Bola Kapas (untuk bersiin kalau dia pup)

Alat Tidur

- Matras / Kasur Bayi
- Bantal Guling
- Perlak
- Kain alas tidur
- Selimut
- Kurung Bayi (melindungi dari nyamuk)

Baju Bayi

- Gurita (beli 3 saja, soalnya menurut pengalaman teman-teman cuma dipakai 2 minggu saja)
- Popok Bayi ( beli 1 lusin)
- Baju bayi panjang dan pendek
- Kaos singlet
- Celana bayi panjang dan pendek
- Celana buntu untuk tidur / sleepsuit
- Jumpsuit untuk main (belum beli sih.. hehe)
- Topi
- Sarung tangan dan kaki
- Kaos kaki
- Bedong (saya beli setengah lusin dulu)

Lain-lain

- Gendongan
- Stroller
- Breast Pump
- Botol ASIP
- Botol susu (dot)

Persiapan Melahirkan Yang Harus di Bawa ke Bidan Atau Rumah Sakit

- Baju ganti ibu
- jarit / kain (untuk melahirkan)
- Handuk dan perlengkapan mandi untuk ibu dan bayi
- Baju untuk Bayi
- Pembalut khusus setelah melahirkan

Nah, itu tadi list barang-barang yang menurut saya penting untuk didahulukan. Kalau misalnya ada yang kurang, nanti tinggal beli lagi saja setelah melahirkan. Yang penting adalah barang-barang menyambut si bayi yang baru lahir dulu, dan nggak perlu banyak-banyak karena bayi yang baru lahir kan cepet banget gedenya. Hehe

Well, semoga bermanfaat yaa... :D

Kerempongan di Balik Sebuah Pernikahan


Sepanjang sore kemarin entah mengapa saya dilanda baper. Mungkin karena ada teman yang menanyakan tentang jasa foto wedding yang saya pakai, jadinya mau nggak mau akhirnya saya buka album foto nikah yang udah lama teronggok dan selama ini nggak ada sekali pun niat untuk membukanya. Ditambah lagi, acara sore itu di salah satu chanel TV swasta membahas tentang peristiwa-peristiwa melamar kekasih yang super so sweet.

Ngaku Cinta NKRI? Rupiahmu ada di Level Ini Nggak? #CINTARUPIAH

Sumber Gambar: http://www.rri.co.id

Rupiah adalah alat tukar yang dipakai oleh masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaan Rupiah tentu sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup masyarakat Indonesia. Sekecil-kecilnya nilai Rupiah, bila masih bisa ditukarkan dengan barang, akan menjadi sangat bearti. Namun demikian, meski kita tau tidak dapat hidup tanpa Rupiah di Indonesia, apakah ada cinta untuk Rupiah di hati kita?


Hero Zaman Now: Emak dan Televisi Kecil Tak Berwarna

Sumber gambar (https://myimage.id)
Saya ingin menceritakan seorang perempuan berusia hampir 60 tahun yang biasa saya panggil Emak. Beliau adalah tetangga saya, sekaligus orang yang pernah mengasuh saya waktu kecil.

Emak adalah janda beranak empat, suaminya meninggal beberapa tahun yang lalu karena penyakit liver. Dua dari empat anak Emak sudah menikah dan hidup di bawah garis kemiskinan seperti Emak. Dua anak lainnya bernasib lebih beruntung dari kakak-kakaknya. Mereka sempat mengenyam bangku kuliah meski dengan biaya sendiri.