Inilah 3 Waktu Terbaik Untuk Nonton di Boskop

foto:beritagar.id

Menonton film di bioskop adalah kegiatan menyenangkan yang bisa kita lakukan untuk melepas penat karena rutinitas sehari-hari. Dengan menonton film di bioskop, kita terhipnotis terbawa suasana selama beberapa jam melihat cerita dalam film yang kamu tonton. Sebenarnya menonton film itu bisa di mana saja, apa lagi sekarang ini banyak aplikasi di smartphone yang menyediakan layanan streaming film-film dari berbagai genre dan negara. Akan tetapi menonton di bioskop itu memiliki sensasi tersendiri yang membuat film tersebut menjadi lebih greget.

Sepanjang tahun 2018 ini saja sudah ada banyak film Hollywood dan Indonesia yang membanjiri bioskop di tanah air. Film besutan DC Comics dan Marvel Studios misalnya, sukses membuat fans berbondong-bondong datang di hari pertama penayangan film.  Jika kamu adalah seseorang yang anti spoiler, maka menonton premier adalah pilihan yang tepat untuk kamu. Akan tetapi tiket bioskop untuk penayangan perdana biasanya selalu ludes terjual. 

Untuk menyiasatinya, sekarang kamu bisa memesan tiket bioskop di Traveloka lho. Caranya mudah, kamu hanya tinggal memilih menu movies dalam aplikasi Traveloka, kemudian cari kota dan bioskop favoritmu. Pilih film dan jam tayang yang kamu inginkan, kemudian tentukan tempat duduk yang nyaman. Tinggal diteruskan ke pembayaran dan voila, traveloka tiket bioskop sudah ditangan.

foto:uzone.id

Meski menonton premier itu seru, terkadang kita akan kerepotan mengenai waktu. Lagipula nonton tak harus saat tayang perdana, pastikan saja waktu yang pas untuk nonton agar kamu tetap menikmatinya.

Sore Hari Atau After Office

Bagi pekerja kantoran, nonton bioskop paling enak itu adalah ketika kita sudah tidak memiliki beban pekerjaan, atau melupakan sejenak beban pekerjaan dengan menikmati film yang kamu tunggu-tunggu. Kamu juga bisa nonton bersama teman sekantor untuk sama-sama melepas penat. Pikiranmu pun akan segar keesokan harinya dan pekerjaan akan kembali lancar.

Untuk yang berkantor dekat dengan area mall dan pusat perbelanjaan di kota besar, kamu bisa memanfaatkan waktu menonton film yang kamu suka untuk menghindari kemacetan loh.

foto:loop.co.id

Midnight

Malam hari adalah waktu yang paling tenang untuk nonton film di bioskop. Jam tayang yang paling pas buat anak kuliahan. Sepulang dari bioskop kamu juga bisa langsung tidur dengan pulas. Terkadang ada beberapa film yang harusnya tayang minggu depan, tetapi satu minggu sebelumnya telah ditayangkan perdana di bioskop midnight. Lumayan kan bisa nonton lebih dulu dibanding teman-temanmu. Yang lebih seru lagi, saat midnight kita akan jarang menemukan keriuhan dan pasangan muda yang membawa anak kecil ke dalam bioskop.

Hari Aktif

Kamu bisa memilih waktu menonton saat hari aktif yakni Senin – Jum’at karena di hari tersebut tiket bioskop terbilang lebih murah. Bahkan terkadang ada promo yang memberikan potongan harga, jadi cukup membantu kamu dalam mengatur pengeluaran kamu kan? 

Di antara waktu tersebut, waktu yang mana nih yang menjadi favoritmu? 


Ice Cream World, Spot Foto Cute dan Kekinian di Jawa Timur Park 3 Batu


Tanggal 27 Mei kemarin, untuk pertama kalinya saya mengajak Aisyah (3 months old) main ke Jawa Timur Park 3 di Batu. Terakhir kali ke Jatim Park 3, saya lagi hamil Aisyah 7 bulan. Waktu itu masih soft opening dan baru ada empat wahana. Sekarang sudah mulai banyak yang dibuka, salah satunya tempat kece yang satu ini. Saya bela-belain bawa Aisyah sendirian (suami saya nggak bisa ikut, cuma bisa antar jemput saja) soalnya tempat yang satu ini menyangkut makanan favorit saya, Es Krim. Haha

Baca juga: Keseruan 4 Wahana di Jawa Timur Park 3

Ice Cream World, resmi dibuka tanggal 25 April 2018 di Jawa Timur Park 3, Batu. Sebelumnya tempat kece ini sudah dibuka di Bali dan Jogja. Jadi buat orang Jawa Timur nggak usah jauh-jauh kalau ingin berfoto di tempat hits yang satu ini, tinggal main saja ke Jatim Park 3.


So, ada apa saja di dalam Ice Cream World? Mulai dari area depan ya, di area ini kita akan disambut dengan es krim berbagai macam rasa yang bikin ngiler. Aksesoris-aksesoris bernuansa es krim yang unyu banget di area sebelah kiri juga bikin saya gagal fokus.

Tapi jangan terlena dulu sama yang tersaji di area depan. Sebelum kita mencicipi es krim dan membawa pulang aksesoris lucunya, mending kita masuk dulu ke bagian inti di Ice Cream World ini. 

Sebelum masuk, kita harus membuka alas kaki. Awalnya saya pikir akan sama dengan invinite world, soalnya sama-sama buka alas kaki. Saya kan bawa bayi, nggak lucu kalau di dalam gelap-gelapan atau ada suatu area yang bisa bikin bayi nangis kejer. Setelah tanya petugasnya ternyata aman untuk bawa bayi ke dalam.

Spot pertama yang saya temui adalah ruangan penuh macaron ini! Ampun unyunya (♡ >ω< ♡), dan semakin masuk ke dalam semakin unyuu... ruangan penuh dengan dekorasi es krim dan lolipop, bikin hati jadi ter-sweet-sweet (apaan cobak ~_~)


Spot foto ini semacam ruang khayal gitu kali ya, cocok banget buat foto shoot anak di sini. Berhubung Aisyah masih kecil, jadi sama emaknya dulu ya fotonya.


Oya, di sini juga disediakan berbagai aksesoris lho, seperti bandana kelinci dan mickey mouse yang kita pakai ini. Selain itu masih ada topi, kacamata, rambut palsu dan lain sebagainya. Jadi makin seru deh foto-fotonya!


Saya yakin, spot foto yang satu ini bakal jadi favorit para pengunjung. Kece banget kan? Bola-bola lampu yang menggantung dengan coon sebagai hiasannya benar-benar ide yang cemerlang. Masih ada kurang lebih 17 spot foto lainnya yang bisa kamu eksplore di Ice Cream World ini, tinggal siapin aja baterai kamera atau hengpong kamu agar tidak melewatkan satu pun spot yang disediakan.

Masa siapin kamera aja Nis? Siapin temen jalannya juga dong biar bisa gantian motoin.

Hmmm.... jangan khawatir wahai para jomblo, nggak perlu bawa pasangan ke sini. Mau gila-gilaan foto sediri juga bisa, kan ada mbak-mbak dan mas-mas yang stay di dalam dan siap membatu kita ambil gambar. Mereka juga biasanya kasih ide-ide menarik lho tentang gaya yang lagi kekinian.

Setelah puas berfoto ria, sebelum melangkah ke pintu exit bila beruntung kamu bisa melihat pertunjukan sulap. Nggak cuma itu, kalau kamu ingin belajar trik sulap juga bisa, akan diajari sampai bisa. Kalau mau main sulap di rumah, tinggal beli aja bahan sulapnya di area depan.

Sebelum pulang jangan lupa merasakan nikmatnya es krim dengan 18 varian rasa! Yang tersedia cuma 12 rasa sih, tapi tiap hari menunya berubah. Jadi nggak akan bosen meskipun tiap hari ke sini untuk makan es krim. Es krim ini diproduksi sendiri, jadi selain enak rasanya, terjamin mutu bahannya. Kalau kamu bingung, coba aja rasa Cookies and Cream, Red Velvet, Tutty Frutty sama Bubble Gum, katanya itu varian rasa yang paling laris.


Nah, buat kamu yang ingin nyobain es krimnya, tinggal datang aja ke Ice Cream World di lantai dasar (dekat loket) Jawa Timur Park 3, Batu.

Harga Ice Cream:

 2 scoops es krim harga  Rp 25.000,-
pakai coon tambah Rp 3000,-
topping (dapat 2 varian) tambah Rp 2000,- 

Untuk masuk ke spot fotonya, beli tiketnya di Loket, 
harga tiket masuk:

orang dewasa Rp 40.000,- 
anak Rp 25.000,-. 

Khusus di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, harga tiketnya lagi PROMO nih, cuma Rp 25.000,- per orang dewasa dan Rp 15.000,- untuk anak-anak.

Bulan Mei di minggu terakhir ini lagi banyak tanggal merah lho, bisa tuh di list Ice Cream World Jawa Timur Park 3 menjadi destinasi wisata liburanmu. :D

Cara Praktis Membuat Kolak Kacang Hijau


Halo ibuk ibuuuk! Gimana puasanya? Semoga lancar yaa... di hari-hari pertama Ramadhan ini sayangnya saya belum bisa puasa karena tamu bulanan. Ada untungnya juga sih sebenarnya, paling tidak suami jadi bisa merasakan buka dan sahur dengan masakan yang masih normal rasanya. Kalau saya juga puasa, takutnya masakan yang penuh kira-kira itu bikin orang jadi nggak nafsu makan. Nggak puasa aja dicoba sampai bersendok-sendok (hampir semangkok kali) untuk mendapatkan rasa yang pas. Haha

Eh, tapi tenang aja. Kalau resep kolak kacang ijo ini nggak perlu mengikuti selera saya. Saya cuma share bahan dan cara membuat kacang hijau yang praktis, sesuai dengan ibu-ibu jaman now yang cuma punya waktu sebentar untuk masak. Nggak perlu marut kelapa, nggak perlu rendam kacang hijau semalaman juga, tapi kalau mau direndam juga nggak apa-apa sih. Kalau saya nggak mau ribet soalnya.

yuk langsung aja disimak!

Bahan:

250 gr kacang hijau (biasanya kalau beli di toko sudah bungkusan 1/4 kg atau 250gr, jadi nggak perlu nimbang lagi)
1 bungkus santan kara (kalau mau 2 bungkus juga silahkan, sesuai selera saja)
1,5 liter air (atau kira-kira saja, sesuaikan dengan keinginan)
1 sdt garam
2 lembar daun pandan (bila tidak ada daun pandan bisa diganti dengan 1 sdt fanili, bila tidak ada juga nggak usah pakai juga nggak apa-apa)
1 ruas jahe digeprek
gula merah secukupnya (kalau saya pakai setengah sampai satu gula merah yang bentuknya seperti rumah teletubies)
gula pasir secukupnya (ini opsional kalau kurang manis, bisa ditambah)

Cara:

Cuci kacang hijau sampai bersih, sampai tidak ada kotoran yang mengambang. beri air sampai setinggi satu ruas jari atau lebih. Didihkan sampai air asat. Tambah air bila kacang hijau belum masak. Tanda kacang hijau masak adalah bijinya kelihatan pecah-pecah.

Setelah masak, tambahkan air sebanyak 1,5 liter, atau sesuai selera. Masukkan daun pandan dan jahe, lalu tunggu sampai air mendidih.

Masukkan gula merah dan garam, aduk hingga merata. Lalu masukkan santan Kara, aduk lagi hingga merata.

Cicipi untuk memastikan rasa. Bila kurang manis bisa ditambahkan gula pasir hingga pas rasanya. (kalau saya pakai sekitar 5 sendok makan atau lebih gula pasir)

Walaaa.... Kolak kacang hijau siap di hidangkan! Kalau ada ubi atau nangka di rumah, bisa ditambahkan agar isinya lebih beragam dan warnanya jadi cantik. 

Selamat mencoba ya ibuk ibuuuk! Semoga lancar puasanya. Amin :D

Bukit Delight Malang: Late Anniversary Celebration


Judul di postingan ini hoax banget sebenernya. Nggak ada perayaan ulang tahun pernikahan, itu hanya hoax (sambil pegang garpu).

Pertama-tama saya mengucapkan Alhamdulillah atas segala rahmat Allah Yang Maha Kuasa karena kita dapat melewati setahun pertama pernikahan yang penuh kejutan ini dengan baik. dan berdoa semoga pernikahan kami yang baru seumur jagung bisa terus harmonis sampai kakek nenek nanti. Amiiin

Mengenai hoax-hoax di atas, sebenernya suami saya janji, malam tanggal 14 April kemarin kita akan pergi ke kafe ice krim, mau ditraktir es krim katanya. Tapi ternyata sehabis maghrib kita dapet kejutan, ada saudara yang datang tanpa memberikan kabar sebelumnya dan menginap di rumah kami. Setelah itu besoknya saya harus pulang ke rumah orang tua di Bondowoso dan menginap di sana selama dua minggu. Fix, saya yakin suami saya pasti lupa akan janjinya. Yang terpenting bagi saya sih bukan perayaannya, tapi ES KRIM nyaa :(. Padahal saya sudah membayangkan makan es krim sepuasnya... hikz

Sepulang dari Bondowoso, suami saya ngajak keluar. Tapi bukan buat makan es krim. Cuma ingin pacaran aja berdua (bayi tidak dihitung). Setelah bingung dengan beberapa option tempat nongkrong, suami saya menawarkan pergi ke kafe yang tempatnya nyaman tapi harus ngantri. Karena penasaran saya setuju pergi ke sana, mungkin makanannya enak. 

Waktu di perjalanan, tiba-tiba suami saya berubah pikiran. Dia bilang, "nggak usah ke sana wes ya, males ngantri. Kita ke kafe di atasnya aja (karena tempatnya lebih tinggi)" saya setuju saja. 

Ternyata kafe yang dimaksud adalah Coklat Klasik. Coklat originalnya adalah minuman kesukaan saya. Sering beli di gerobaknya yang pinggir jalan. Nah, ini Coklat Klasik versi kafenya. Tempatnya luas, berkonsep outdoor dan ada tempat bermain anak juga. Ramai sekali di dalam, suara musik dengan suara anak-anak bermain beradu menjadi satu. Ada beberapa area yang dipisahkan oleh tangga. Nah, tangga ini yang membuat saya emoh jalan mencari tempat duduk yang nyaman. Pinggang ini sudah terasa patah gendong Aisyah. Mungkin kalau nggak lagi bawa bayi, saya mau saja nongkrong di situ. Setelah dipikir-pikir kami memutuskan untuk keluar saja, lebih baik mencari kafe yang lebih tenang dan tidak terlalu banyak naik dan turun tangga. Akhirnya kami ke tujuan semula, kafe yang berada di sebelahnya, namanya Bukit Delight


Kok kaya pernah denger ya? Ternyata saya baru inget, tempat ini sering seliweran fotonya di instagram @pehmalang. Kalau inget fotonya waktu itu bagus banget tempatnya. Dengan konsep outdoor, berada di dataran tinggi jadi bisa melihat lampu-lampu kota malang. Tempatnya yang juga penuh lampu dan instagramable banget. Sayangnya tempat-tempat yang sering saya temui di instagram itu letaknya ada di area bawah, dan masih harus ngantri pula. 


Akhirnya kita pilih area yang paling atas saja, meski nggak instagramable yang penting duduk dengan tenang dan yang paling penting lagi adalah "segera makan"!


Dari sekian banyak menu, saya pilih pancake es krim dan minumnya milk shake coklat. Suami saya pesen sayap ayam pedas dengan minumnya hot dark chocolate. Oh ya, kami juga pesan tahu kriuk. 

Yang saya suka dari tempat ini adalah suasananya yang tenang. Jadi bukan cuma anak muda yang ingin suasana romantis di sini, tapi untuk keluarga yang membawa bayi seperti kita, juga untuk mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas bersama dan perlu konsentrasi. Wew

Makananya... ini yang jarang di dapat dari kafe yang suasananya cozy. Biasanya kafe cuma mengedepankan tempat aja, makanan nomor dua. Kalau menurut saya, makanan di Bukit delight ini cukup enak. Nggak dibikin asal. Terutama pancake yang saya pesan! enak bangettt... o(*>ω<*)o 


Jadi pengen balik lagi... kalau lihat langsung tempat ini terlihat biasa aja. Tapi kalau untuk difoto jadi bagus banget. Awalnya kesan saya agak negatif, "ini yang suka ada di isntagram? Kok begini aja ya?" tapi setelah duduk dan ngobrol santai sampai hampir lupa waktu sama suami, bikin saya jadi pengen balik lagi ke tempat ini. 

Segitu aja review dari saya, semoga membantu untuk yang ingin berkunjung ke Bukit Delight Malang. ٩(●ᴗ●)۶





ASI Tidak Keluar? Jangan Panik Bun!

Sumber: www.mamalovejoy.com

Air Susu Ibu atau ASI adalah asupan terbaik untuk bayi. Mulai dari kandungan nutrisinya yang lengkap, suhu yang pas, serta jumlah yang cukup. Bila dibandingkan dengan susu formula, sudah pasti jauh lebih baik ASI. 

Seorang ibu pasti ingin selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya. Namun ada faktor-faktor tertentu dimana ibu harus merelakan anaknya tidak bisa minum ASI. Saya sangat maklum bila ada ibu yang karena alasan medis atau hal lain yang dapat membahayakan sang ibu atau si bayi, akhirnya tidak bisa memberikan ASI untuk anaknya. Namun sangat disayangkan bagi ibu yang sehat wal'afiat dan mampu memberikan ASI, lebih memilih susu formula karena alasan tidak mau repot.

Padahal, manfaat ASI untuk anak itu banyak sekali, baik bagi tumbuh kembang fisik maupun psikologis anak. Anak yang mendapatkan ASI akan lebih tahan terhadap penyakit. Bila dari segi psikologis, proses menyapih itu adalah proses transfer kasih sayang ibu terhadap anaknya, jadi anak yang langsung mendapatkan air susu dari ibunya akan lebih memiliki ikatan batin antara ibu dan anak.

Saya adalah ibu muda yang juga ingin memberikan yang terbaik untuk si kecil. Sebagai ibu baru yang belum paham akan perASIan, saat anak pertama saya lahir, saya sangat percaya diri akan mampu melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan ASI saya akan keluar saat hari pertama kelahiran. Ternyata semua tak berjalan sesuai yang dibayangkan.

Karena alasan medis, saya harus melahirkan dengan cara Operasi Caesar. Saat  selesai operasi saya berharap masih bisa melakukan IMD. Saya ingat, waktu itu dengan lemah saya bertanya pada perawat yang membawa anak saya ke ruang pemulihan pasca operasi, "Mbak, nggak IMD mbak?" lalu dengan senyum kecut mbaknya bilang, "Nggak bisa bu, ibu masih lemah".

Duh, hancur hatiku! padahal pengen banget IMD, tapi nggak dibolehin. Setelah itu selama sehari semalam saya terpisah dari si kecil. Katanya nggak akan dibolehin ke ruangan ibunya dulu kalau ibunya belum pulih. Karena itulah,saya jadi semangat untuk cepat pulih dari operasi. 


Setelah saya membaik, si kecil diantar ke ruangan saya. Perawat menyuruh saya untuk segera menyusuinya. Untuk kedua kalinya hati saya hancur, air susu saya kok nggak keluar???

Saya lumayan panik waktu itu, karena anaknya nangis terus kehausan sedangkan air susu saya belum keluar juga. Peraturan di rumah sakit itu, bayi tidak akan dikasih susu formula atau apa pun selain ASI. Katanya bayi yang baru lahir dapat bertahan sampai 3 hari tanpa asupan. Gilee... siapa yang nggak panik coba? Hari ke dua bayi saya tambah kuning, sedangkan air susu tidak juga keluar.

Meski harus istirahat pasca operasi, tapi karena sangat khawatir dengan si kecil, saya jadi tidak bisa tidur. Ditambah orang tua yang menjaga waktu itu malah bikin panik, karena mereka juga khawatir pada keadaan bayi saya. Beruntung waktu suami datang, dia bisa menenangkan saya dan meyakinkan saya kalau air susu saya pasti keluar. Malam hari saya berusaha meyakinkan diri, sambil terus merangsang payudara dengan air hangat dan pompa. Hingga hari ke tiga, jam 3 dini hari, keluarlah rembesan air berwarna keruh. Saya tidak yakin itu ASI saking bahagianya. Sampai-sampai malam itu dengan tertatih-tatih saya berjalan ke ruang jaga bidan untuk menanyakan apa itu benar ASI atau bukan???

Alhamdulillah itu benar ASI. Rasanya sangat aneh, untuk orang yang baru pertama kali melahirkan dan belum pernah merasakan bagaimana payudara bisa mengeluarkan cairan seperti itu. Sangat berbeda dengan teori-teori yang pernah saya pelajari tentang ASI saat duduk dibangku sekolah dulu.

Mungkin saya memang kurang informasi tentang kejadian seperti ini. Ternyata, ASI tidak keluar di hari-hari awal kelahiran itu adalah hal biasa, karena hormon tubuh yang masih perlahan-lahan berubah, dari mode hamil ke mode ibu menyusui. Coba saya mengetahui itu lebih awal, saya tidakan panik dan terus optimis memberikan ASI pada si kecil.

Untuk anak pertama ini memang kecolongan. Setelah pulang dari rumah sakit, meski ASI sudah keluar, tapi tidak deras. Jadi anak saya tetap menangis kehausan. Sebenarnya saya dan suami yakin air susu saya akan keluar deras dengan segera, dan kami tidak akan memberikan susu formula. Saya sudah tanya-tanya pada teman-teman lain yang lebih berpengalaman. Mereka rata-rata air susunya deras setelah seminggu pasca melahirkan. Tapi karena orang tua saya merasa kasihan pada si kecil, akhirnya Ayah saya membelikan susu formula. Jadilah anak saya terpapar susu formula di minggu pertama kelahirannya. Mungkin sekitar 60ml. Setelah itu full ASI.

Meski begitu saya merasa ada penyesalan. Kenapa dulu ikutan panik dan mau aja anaknya dikasih susu formula? Kenapa nggak diteruskan aja menyusui tanpa panik. Hmmm.... tapi ya sudahlah, itu sudah terlanjur. Saya mengerti perasaan orang tua saya yang sangat menyayangi cucu pertamanya. Saya juga yang kurang informasi, jadi ikutan panik dan menyetujui pemberian susu formula.

Rasa bersalah saya berkurang ketika saya melihat sebuah video di youtube tentang menejemen ASI. Ada seorang ibu di luar negeri sana yang sharing pengalamannya tentang memerah ASI, dia berkata,"Buat Anda yang terlanjur memberikan susu formula pada anak anda saat seminggu pertama kelahiran, tidak apa-apa. Tidak apa-apa sama sekali, karena sufor bukanlah racun. Yang penting setelah ASI kita lancar, kita harus memberikan bayi kita ASI seluruhnya. Karena bagaimana pun kita harus berusaha, dan ASI itu tetap yang terbaik." kira-kira begitu terjemahannya.

So, untuk teman-teman yang akan menghadapi kelahiran, jangan putus asa merangsang ASI untuk keluar. Kalau di hari-hari pertama kelahiran belum keluar, dan kita menganggap ASI tidak akan keluar selamanya, maka itu salah besar. ASI pasti keluar, karena Tuhan yang Maha Kuasa telah mempersiapkan makanan terbaik untuk anak-anak kita.

Cara merangsang ASI terbaik adalah dengan membiarkan bayi menghisap payudara ibu meski air susu belum keluar. Lama kelamaan, payudara akan terangsang untuk memproduksi ASI. Jangan pernah khawatir ASI kita tidak cukup untuk si kecil, karena ia akan selalu memproduksi air susu sebanyak yang dibutuhkan bayi kita. Seberapa banyak bayi menghisap, sebanyak itulah payudara akan memproduksi air susu.

Jangan pernah ada alasan ASI tidak keluar. Kita harus berusaha! ASI akan keluar selama tidak ada gangguan medis pada tubuh kita. Semangat buat para pejuang ASI! Berikan yang terbaik untuk anak-anak kita.