Review Film: HANGOUT

05.48 Anis lotus 2 Comments


Jenis Film : Komedi, Thriller
Sutradara : Raditya Dika 
Penulisa Naskah : Raditya Dika 
Produser : Sunil Samtani, Gope T. Samtani
Rilis : 22 Desember 2016

Sekilas Hangout

Cerita film ini berawal dari sebuah undangan misterius yang diterima oleh sembilan publik figur, yaitu Raditya Dika, Prilly Latuconsina, Titi Kamal, Mathias Muchus, Gading Marten, Surya Saputra, Sholeh Solihun, Bayu Skak, dan Dinda Kanya Dewi. Mereka diundang oleh orang tak dikenal  untuk menghadiri acara offline di sebuah pulau terpencil.

Awalnya mereka mengira undangan ini adalah pertemuan untuk membahas sebuah proyek film yang besar, karena si pengundang membayar mereka dengan sejumlah uang yang tidak sedikit. Namun, suasana berubah menjadi mencekam ketika sampai di lokasi. Om Muchus tewas setelah menyantap makan malam yang sudah tersedia secara misterius. Selanjutnya, satu per satu dari delapan orang yang tersisa juga menjadi target pembunuhan. Rasa penasaran, takut dan curiga mulai muncul di antara orang-orang yang masih hidup. Apakah benar pelakunya adalah salah satu dari mereka, atau orang lain yang sengaja belum dimunculkan sosoknya?

Review
  
Saya tau film ini gara-gara nonton vlognya Raditya dika dan Bayu Skak. Mereka merekam proses syuting film Hangout. Kelihatannya seru, syutingnya di hutan-hutan gitu. Ada prilly yang sangat dielu-elukan aktingnya oleh Raditrya Dika, ada Bayu Skak yang tetep bawa kamera vlog kemana-mana meski main film, dan pemain-pemain lain yang kemampuan aktingnya udah nggak diragukan lagi. Selain itu, ada yang nggak biasa di film ini. Genrenya Komedi-Thriller? Itu gimana ceritanya ya, pembunuhan digabungkan dengan komedi? Awalnya saya nggak yakin Raditya Dika bisa menyatukan dua genre yang bertolak belakang itu, tapi melihat proses pembuatannya yang penuh kerja keras, saya jadi tertarik dan penasaran untuk melihat hasilnya. Apakah kerja keras itu benar-benar bisa menciptakan sebuah film Komedi Thriller yang apik dan  nggak garing?

Bela-belain nonton meski pulang lembur. Haha.
Kematian Om Muchus, seperti yang kalian lihat di trailer, adalah adegan mencekam yang mucul pertama kali. Tapi setelah itu saya dibikin bingung, disaat saya masih merasa tegang dengan kematian Om Muchus, disaat itu pula saya nggak bisa nahan ngakak ngeliat adegan Soleh Solehun pas meriksa denyut nadi. Kematian-kematian selanjutnya pun begitu rasanya. Saat belum selesai merasa tegang, takut, dan nggak nyangka pemainnya beneran mati, sebentar kemudian saya nggak bisa nahan tawa karena adegan-adegan bodoh. Anehnya, rasa tegang itu masih tetap ada meskipun sudah berhenti tertawa.  

Adegan yang paling bikin ngakak itu saat Gading martin yang penuh kecurigaan melempar pisau nyaris kena si Soleh, terus juga adega drama bawang putih bawang merah (endingnya nyasar jadi cerita cinderella) yang diperankan Bayu Skak, Raditya, Soleh dan Gading. Ampun-ampunan ngakaknya. 

Kalau bagian yang paling ngeri itu, pas kematian bayu skak. Sebenarnya bukan paling ngeri, tapi paling bikin penasaran karena pada saat itu dia menemukan sebuah petunjuk. Sebelum terungkap, eh doi mati duluan.

Biasanya film indonesia kan gampang banget ketebak endingnya. Hangout bener-bener beda ya, saya nggak bisa nebak dari awal siapa pembunuhnya. Awalnya saya curiga sama Soleh Solihun, karena dia satu-satunya orang yang punya alibi untuk membunuh teman-temannya. Terus abis gitu berubah, curiga sama Surya Saputra, soalnya di awal dia mencurigakan, apa lagi abis kecebur sumur tingkahnya makin aneh. Raditya dika pun sempat saya curigai, soalnya mukanya terlalu datar. Terus tenyata surya saputra mati, makin kuat deh dugaan saya sama Soleh Solihun. Tapi ternyata pembunuh sebenarnya adalah............. Ah, nonton sendiri deh ya?! Kamu kudu nonton, ini film saya sukak banget! 

Tidak ada pemeran utama dalam film ini, semua tokoh memiliki keunikan masing-masing. Tapi kalau boleh jujur, selama menonton perhatian saya sebagian besar kepada soleh solihun. Aktingnya keren banget, lucu tapi juga misterius. Menurut saya, sebagai penulis naskah plus sutradara, Raditya Dika sukses mengemas film Thriler-Komedi ini dengan apik. Latar belakang pulau terpencil, hutan-hutan, musik yang bener-bener sesuai, membangun suasana hati menjadi tegang trus ketawa lagi, tegang lagi ketawa lagi. Ampun deh, nggak nyesel nonton ni film. :D

2 komentar:

  1. baca sampe akhir..tadi awalnya ngiranya bakalan spoiler.... :D karena belum nonton....untungnya engga ya :D hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga spoiler dong, biar pada nonton Hangout...

      Hapus