Mengincar Box Bayi Saat Harbolnas Melalui Shopback, Demi Keselamatan Si Kecil

12.30 Anis lotus 14 Comments

Klik Sumber Gambar

Sebagian orang tua di Indonesia tidur seranjang dengan bayinya. Kebiasaan ini memang sudah terjadi ribuan tahun lamanya. Tidur bersama bayi memang mempermudah ibu untuk menyapih atau memberikan ASI pada bayinya. Tapi taukah kamu? bahwa membiarkan bayi tidur seranjang dengan orang tua tak jarang membawa dampak negatif. Tidak hanya untuk bayi namun dampak negatif ini juga bisa dirasakan orang tuanya.

Resiko SIDS pada Bayi

Apakah kamu pernah mendengar tentang SIDS sebelumnya? SIDS kepanjangan dari Sudden Infant Death Syndrome atau sindrom kematian mendadak pada bayi. Biasanya SIDS terjadi pada bayi dibawah usia enam bulan. Penyebab SIDS bermacam-macam, namun sebagian besar kematian mendadak pada bayi ini terjadi karena posisi tidur yang tidak aman sehingga menyebabkan bayi susah bernafas.

Tidur seranjang dengan bayi dapat memperbesar resiko terjadinya SIDS. Pada saat tidur, bisa saja orang tua tidak sadar menindih bayinya, atau tidak sengaja menutup selimut pada wajah bayi sehingga sang bayi kesulitan bernafas.

Pernyataan ini diperkuat dengan hasil penelitian terhadap kematian 8000 bayi yang dilakukan oleh Children's National Medical Centre di 24 negara selama 2004-2012. Hasil penelitian tersebut  menemukan fakta bahwa bayi berusia 0-4 bulan yang tidur bersama orang tuanya memiliki resiko lebih cepat meninggal. Hal ini disebabkan karena pada umur kurang dari empat bulan bayi belum bisa memindahkan kepala atau badannya untuk menghindari bahaya, misalkan dari senggolan orang tuanya saat tidur. Sedangkan bayi usia 4-12 bulan memiliki resiko kematian lebih besar karena barang-barang yang ada di tempat tidur, seperti boneka, bantal, guling atau selimut.

Kualitas Tidur Buruk Pada Orang Tua

Tidur bersama bayi membuat orang tua harus memiliki kewaspadaan ekstra, terutama pada diri sendiri. Karena bisa jadi sumber bahaya bagi sang bayi adalah orang tua itu sendiri. Saat tidur dengan bayi tentu kita tidak bisa pindah posisi tidur seenaknya, atau bergerak berlebihan karena takut membangunkan si bayi. Hal ini mengakibatkan buruknya kualitas tidur orang tua.

Memang tidak bisa dipungkiri, setiap orang tua yang memiliki bayi tidak boleh lengah menjaga bayinya. Namun tentu orang tua perlu istirahat cukup agar selalu sehat dan bisa maksimal dalam mengurus bayi dan pekerjaan lainnya. Bila bayi tidur terpisah dengan orang tua, setidaknya mereka bisa tidur tanpa khawatir menindih atau membangunkan si kecil. Dengan demikian ayah dan bunda akan memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Solusi Untuk Menghindari Dampak Negatif

Untuk menghidari semua dampak negatif baik pada orang tua dan bayi yang telah dijelaskan di atas, Akademi Ilmu Kesehatan Anak Amerika (AAP) menyarankan agar bayi tidur dekat dengan orang tua tapi tidak satu ranjang. Permukaan tempat tidur bayi disarankan tidak terlalu empuk, melainkan padat dan keras. Sebagai orang tua kita juga harus benar-benar merapikan sprei sebelum bayi ditidurkan, serta menghindarkan bantal, selimut atau mainan bayi di dalam tempat tidur.

Jadi, apakah sekarang anda sedang mempertimbangkan untuk membeli box / tempat tidur bayi untuk sang buah hati? Kalau saya yang ditanya, saya akan menjawab "Ya". Saya akan menjadi orang tua beberapa bulan lagi, maka dari itu, box atau tempat tidur bayi menjadi salah satu barang impian saya saat ini.

Beli Box Bayi Murah di mana? Shopback-in Aja!

Untuk menyambut si kecil tentunya banyak hal yang perlu kita persiapkan, tidak hanya box / tempat tidur bayi, tapi juga baju, handuk, peralatan mandi, dan lain sebagainya. Semua itu tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu, kita harus smart dalam mengelola keuangan. Salah satu cara cerdas dalam mengelola keuangan adalah smart memilih barang dengan penawaran dan diskon menarik. Kalau kita bisa membeli barang dengan kualitas baik dan harga lebih murah, kenapa tidak?  

Baru-baru ini saya menemukan sebuah situs yang menarik, dimana saya bisa mencari dan mendapatkan penawaran & diskon dari sekitar 300 toko, plus Cashback! Artinya, selain mendapatkan diskon, kita juga akan mendapatkan sebagian uang kita dikembalikan. Kalau kamu penasaran, coba saja kunjungi Shopback.

Jadi, ketika kita berbelanja online melalui ShopBack, sebagian uang yang kita bayar untuk membeli barang akan dikembalikan dalam bentuk Cashback. Ini berarti kita berhemat dengan mendapatkan uang tambahan yang tak terbatas setiap kali belanja online melalui ShopBack! 

"Masa sih?",  "Ah mustahil!", "Nggak bisa dipercaya", pasti itu yang ada di dalam pikiran kalian. Saya juga begitu waktu pertama kali tau situs ini. Daripada cuma bertanya-tanya, coba deh mampir ke Shopback dan belanja.

Caranya sangat mudah, tinggal klik toko favorit kita melalui Shopback, lalu belanja seperti biasa. Dalam waktu 48 jam, cashback akan ada di akun Shopback kamu. Cashback dapat ditarik ke rekening bank atau ditukar dalam bentuk pulsa setelah divalidasi oleh pihak merchant dan setelah memenuhi jumlah minimum penarikan, yaitu Rp 50.000 untuk penarikan via transfer bank atau Rp 25.000 untuk penarikan via pulsa.

Kebetulan saya terbiasa dan suka belanja di Tokopedia. Setelah berselancar ke sana ke mari, akhirnya saya menemukan box bayi yang pas untuk calon baby saya nanti. Tapi sepertinya saya akan membelinya nanti tepat Harbolnas (12 Desember) siapa tau diskonnya gila-gilaan. Kan lumayan, dapat diskon plus chashback!

Pilih Toko Favorit Kamu


Mungkin kamu perlu membaca beberapa ketentuan yang ditetapkan Shopback agar tidak salah paham.


Temukan barang impianmu. Box bayi impian saya sudah ketemu!


Tunggu Harbolnas saja biar dapat diskon dan cashback banyak! Semoga box bayi impian saya bisa terwujud. :D



Sumber Referensi:

14 komentar:

  1. Kalau di Indonesia bayi tidur bersama ibunya adalah kebiasaan yang sulit dihilangkan ya mbak. Tapi harus rela berkorban sedikit, demi keselamatan bayinya. Thanks infonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mb, awalnya saya mikir beli box bayi krn tempat tidur saya sempit, tapi ternyata memang lebih baik bayi tdk tidur seranjang dengan orang tua 😊

      Hapus
  2. box bayinya raga hanya bertahan seminggu :))
    bobok di box cuma kalo siang aja. malemnya angkut ke kasur. mamaknya tak rela tidur malemnya berkurang, ahahahaha. bapaknya yg ngalah tidur di bawah.
    tapi box bayinya tetep berguna buat naruk bayi biar bisa ditinggal2 kok. jadi, beli itu perlu!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walah... Bapaknya yg ngalah ya mb😂. Pengorbanan orang tua... Nggak sabar nunggu si dedek keluar, pengen ngerasain pengalaman yg sama. Hihi

      Hapus
  3. Double happy klok belanja harbolnasan lewat shopback. Dr e commercenya kita bs dpet diskon. Shopback jg ngasih. Cucok niaannn.
    Smoga terkabul wishlistnya ya mbk. Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap ya mbaa... 😁 Kesukaannya emak2. Amiinyarobalalamiin.

      Hapus
  4. bentar lagi 12 12.. siap2.:D Semoga dapat ya mbak. Kalau dikasi Allah anak lagi, aku juga mau coba tidurin di box bayi. Anakku yg pertama tidurnya bareng-bareng kami, kayak teri,hehe jadinya ngintilin banget kalau mau tidur, gak bisa lepas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap siaapp ibu ibuu.. haha. Amiinyarobalalamiin semoga dapet. Nah, itu juga mb yang aku kawatirkan, kalau tidur sendiri kan udah belajar mandiri sejak dini :D

      Hapus
  5. Mantap mba.. nanti kalau ud ada calon bayi aku mau beli ah hehehehe.. thanks for nice info mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbaa... ntar aku share lagi pengalaman pakai box bayinya (kalau dapet. haha)

      Hapus
  6. Wah aku belom kesampaian nih mba punya box bayi kece begini. . Secara anak masih bobo bareng hahaha.... Rumahnya sempit... Jadi pengen hunting yang ukurannya pas nih. Buat anak kedua nanti entah kapan tapinya hahaha. Salam kenal mbk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga anak kedua nanti kesampaian ya mbaak... aku juga sih, semoga ini kesampaian.. hehe

      Hapus
  7. Box di rmh cuma kepake pas siang, soalnya kalau malem, ga kuat kalau harus bolak-balik angkat-simpen pas bayi bangun pengen nenen hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmmm... udah 3 orang ngomong begini. Hahaha... ntar deh, kalau udah dapet box bayi, saya rasakan sendiri pengalamannya. Semoga kuatt.. XD

      Hapus